Halo, Sobat Bincang Energi!

Selamat Hari Tanah Sedunia!

Tanah merupakan salah satu unsur yang tak kalah penting dalam menunjang kehidupan di bumi ini. Tanpa adanya kehadiran tanah di sekitar kita, kita tidak akan bisa mendapatkan sumber makanan, obat-obatan hingga air bersih. Sebagian dari kita menerima tanah begitu saja dan menganggapnya sebagai sesuatu yang selalu ada. Padahal faktanya, tanah bisa saja berada pada kondisi yang “tidak sehat” atau dalam artian terdegradasi. Tanah yang terdegradasi dapat diakibatkan oleh ulah manusia seperi irigasi yang buruk, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, dan lain-lain.

Dengan demikian, diperingatilah Hari Tanah Sedunia (World Soil Day) pada tanggal 5 Desember setiap tahunnya sebagai sarana untuk memusatkan perhatian pada pentingnya tanah yang sehat dan untuk mengadvokasi pengelolaan sumber daya tanah yang berkelanjutan.

Gambar 1. World Soil Day Logo Indonesia (Sumber: FAO)

Sejarah Hari Tanah Sedunia

Hari Tanah Sedunia merupakan sebuah hari peringatan yang direkomendasikan oleh International Union of Soil Sciences (IUSS) pada tahun 2002 di bawah kepeminpinan raja Kerajaan Thailand saat itu, Raja Bhumibol Adulyadej. Raja Bhumibol Adulyadej sendiri merupakan seorang raja Kerajaan Thailand yang memiliki visi dan gairah terhadap tanah sebagai salah satu sumber daya alam yang paling berharga.

Kemudian pada Juni 2013, Food and Agriculture Organization (FAO) Conference atau Konferensi Organisasi Pangan dan Pertanian PBB dengan suara bulat mendukung Hari Tanah Sedunia dan meminta untuk mengadopsi secara resmi pada Majelis Umum PBB ke-68. Hingga akhirnya di Bulan Desember 2013, Majelis Umum mendeklarasikan 5 Desember sebagai Hari Tanah Sedunia. Tanggal 5 sendiri dipilih karena tanggal tersebut memiliki korespondensi dengan hari lahirnya Raja Bhumibol Adulyadej sebagai salah satu pendukung utama inisiatif ini (UN, 2021).

Salinisasi dan dampaknya yang serius terhadap produktivitas tanah

Hari tanah sedunia di tahun 2021 ini mengangkat tema “Halt Soil Salinizaton, boost soil productivity” sebagai sebuah seruan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem yang sehat dan kesejahteraan manusia. Selain itu seruan ini juga bertujuan untuk mengatasi tantangan yang berkembang dalam pengelolaan tanah, memerangi salinisasi tanah, dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap Kesehatan tanah.

Salinisasi sendiri berarti sebuah kondisi degradasi yang terjadi pada tanah dimana tanah mengalami peningkatan garam mudah terlarut (NaCL, Na2CO3, Na2SO4) hingga berakibat pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman (EOS, 2021). Tak hanya itu, tanah yang memiliki kandungan garam yang tinggi  juga dapat berdampak serius terhadap fungsi tanah seperti penurunan produktivitas pertanian, kualitas air, dan menyebabkan erosi tanah.

Gambar 2. Salinisasi tanah (Sumber: Saline Agriculture Worldwide)

Di Indonesia, salinisasi tanah terhadap lahan-lahan pertanian sudah dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah khususnya bagi mereka yang berada di kawasan pesisir. Salinisasi tanah ini telah mengganggu dan menurunkan produktivitas tanaman khususnya tanaman padi (Karolinoerita dan Annisa, 2020). Sistem irigasi yang buruk menyababkan air yang mengadung garam di dalam tanah terevaporasi ke permukaan hingga terakumulasi secara berlebih.

Dengan demikian, penting bagi kita untuk memaknai Hari Kesehatan Tanah sebagai sebuah hari yang dapat meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan di sekitar kita khususnya tanah. Sebagaimana menurut Dr. Charles E Kellog seorang ilmuan sekaligus Kepala Biro Kimia dan Tanah pada Departemen Agrikultur Amerika Serikat yang mengatakan bahwa:

Pada dasarnya, semua kehidupan bergantung pada tanah, Tidak akan ada kehidupan tanpa tanah dan tidak akan ada tanah tanpa kehidupan

Selamat Hari Tanah Sedunia, Sobat Bincang Energi!


Referensi

EOS. (2021). Soil Salinization & How To Prevent And Manage Its Adverse Effects. Earth Observing System. [DARING]

Karolinoerita, V., & Annisa, W. (2020). Salinisasi Lahan dan Permasalahannya di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(2), 91. [DARING] 

UN. (2021). World Soil Day. United Nations. [DARING]

Featured Image Credit

Photo by Gabriel Jimenez on Unsplash

Fariz Reza F
Fariz Reza F

Mahasiswa hubungan internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta

Tagged:
LATEST POSTS
FOLLOW AND SUBSCRIBE

Hari Tanah Sedunia: Salinisasi dan Dampaknya terhadap Produktivitas Tanah

oleh Fariz Reza F time to read: 2 min
0