Dalam upaya mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang telah dicanangkan Pemerintah Indonesia, Subholding Refining and Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui unit usahanya Kilang Dumai terus mengambil langkah nyata menurunkan emisi karbon. Tidak hanya di wilayah operasional bisnis, komitmen dekarbonisasi juga diperluas hingga ke lingkungan keluarga pekerja.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Seminar Ibu-Ibu Sadar Energi 2024 digelar pada Kamis, 17 Oktober 2024, di Balai Pertemuan Sasana Mitra (BPSM), Komplek Perumahan Pertamina Bukit Datuk, Dumai. Mengusung tema “Ready for Fostering Energy Resilience”, seminar ini menjadi wadah edukasi bagi para istri pekerja PT KPI Kilang Dumai dan komunitas Pertiwi KPI Kilang Dumai, serta tamu undangan yang antusias ingin memperdalam pengetahuan mengenai pengelolaan energi rumah tangga dan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Edukasi Energi dari Rumah, untuk Masa Depan Bersih

Dalam sambutannya, Area Manager Communication, Relations, and CSR PT KPI Kilang Dumai, Agustiawan, menegaskan bahwa sektor rumah tangga punya kontribusi signifikan terhadap jejak karbon. Karena itu, membangun kesadaran kolektif dimulai dari lingkup keluarga menjadi kunci keberhasilan transformasi energi.

“Kami menyadari semua perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi. Semangat dekarbonisasi ini harus terus ditularkan. Kami ingin bersinergi bersama demi mengurangi emisi karbon yang kini menjadi isu global,” tegasnya.

Sebagai bukti komitmen nyata, KPI Kilang Dumai juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3,77 MWp untuk memenuhi kebutuhan listrik di komplek perumahan Pertamina pada siang hari.

Sesi Inspirasi: Dari Aktivis Lingkungan hingga Praktisi Energi

Seminar menghadirkan dua narasumber utama yang inspiratif:
Cinthia Karani, Miss Earth 2019 sekaligus aktivis lingkungan hidup
Cahyantari Eka Putri, ST. MT. AWP, Chief Marketing Officer Bincang Energi

Dalam paparannya, Cinthia Karani menekankan bahwa rumah tangga merupakan salah satu sektor pengguna energi terbesar akibat tingginya pemakaian elektronik yang belum selalu disertai perilaku hemat energi.

“Perempuan adalah penyedia utama kebutuhan energi—dari memilih gas hingga peralatan elektronik yang digunakan setiap hari. Sebagai ibu rumah tangga, kita juga bisa menjadi aktivis lingkungan yang inspiratif,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan manfaat nyata penghematan energi, mulai dari mengurangi emisi gas rumah kaca, mendukung cadangan energi nasional, hingga menciptakan peluang kerja dalam ekonomi hijau.

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan Cahyantari Eka Putri, yang memaparkan data menarik: sekitar 48% konsumsi energi terjadi di sektor rumah tangga. Artinya, perubahan kecil yang konsisten akan berdampak besar bagi masa depan.

Cahyantari berbagi tips sederhana namun berdampak:
♦ Menggunakan peralatan elektronik berlabel hemat energi
♦ Mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan
♦ Menghitung konsumsi energi rumah tangga secara berkala
♦ Memahami cara mengukur jejak karbon keluarga

“Ibu adalah madrasah pertama yang memberi teladan. Kalau kita mulai sadar energi hari ini, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak,” ujarnya.

Selain edukasi energi, peserta seminar juga dikenalkan cara bijak mengelola sampah rumah tangga, sebagai langkah mendukung pengurangan emisi metana.

Aksi Nyata Tata Nilai AKHLAK dan Prinsip ESG

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Energy & Loss 2024 KPI Kilang Dumai. Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi tata nilai AKHLAK, serta komitmen perusahaan terhadap prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) dan penerapan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.

Agustiawan menutup acara dengan penekanan bahwa kesetaraan pemahaman energi antara laki-laki dan perempuan sangat penting:

“Kami ingin semua pihak, laki-laki atau perempuan, punya pemahaman yang setara soal energi. Karena menghadapi tantangan perubahan iklim dan memastikan masa depan energi yang lebih baik adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Agustiawan.


✨ Saatnya Ambil Peran!

Bincang Energi mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk mulai perjalanan menuju gaya hidup rendah karbon:

  • Belajar bersama seputar energi bersih dan penghematan energi dari rumah di website kami: www.bincangenergi.id
  • Ikuti media sosial Bincang Energi untuk update kegiatan edukasi, tips praktis, dan konten inspirasi energi bersih.
  • Kolaborasi bersama komunitas atau perusahaan Anda dalam program literasi energi berkelanjutan—hubungi kami di ✉ kolaborasi@bincangenergi.id

Karena perubahan dimulai dari langkah kecil. Dari rumah, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Tagged: , ,
FOLLOW AND SUBSCRIBE
Episodes

Seminar Ibu-Ibu Sadar Energi Tahun 2024: Membangun Generasi Keluarga Bijak Energi demi Masa Depan Energi Rendah Karbon

oleh Bincang Energi time to read: 3 min
0